Menu Kering dan Bebas UPF, MBG Ramadan Utamakan Kualitas Gizi

Jakarta – Pemerintah memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan tetap mengutamakan kualitas gizi dengan penyesuaian menu yang lebih praktis, sehat, dan sesuai kebutuhan peserta didik. Salah satu langkah yang diterapkan adalah penyediaan menu kering yang mudah dibawa pulang serta bebas dari ultra-processed food (UPF).

Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa kualitas gizi menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan MBG, termasuk pada periode Ramadan. “Program Makan Bergizi Gratis harus tetap menjaga kualitas dan nilai gizi makanan. Anak-anak kita harus mendapatkan asupan terbaik, meskipun dalam suasana Ramadan,” katanya.

Penyesuaian menu dilakukan dengan mempertimbangkan waktu konsumsi yang bergeser ke saat berbuka puasa. Paket menu kering disiapkan agar tetap higienis, bernutrisi seimbang, serta memiliki daya tahan yang baik tanpa mengurangi kualitas kandungan protein, serat, vitamin, dan mineral.

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pihaknya memastikan menu MBG tidak mengandung UPF dan tetap memenuhi standar gizi seimbang. “Kami menekankan penggunaan bahan pangan segar dan minim proses agar manfaat gizinya optimal bagi anak-anak,” ujarnya.

Menurut Dadan, pengawasan kualitas dilakukan secara ketat melalui standar operasional yang telah ditetapkan, termasuk uji kelayakan bahan dan proses distribusi. “Momentum Ramadan justru menjadi kesempatan untuk memperkuat edukasi gizi dan pola makan sehat sejak dini,” tegasnya.

Penyesuaian MBG selama Ramadan menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kualitas program tanpa mengurangi tujuan utamanya, yakni meningkatkan status gizi anak dan mendukung tumbuh kembang generasi muda. Dengan pendekatan yang adaptif dan berbasis kualitas, MBG terus menjadi instrumen strategis dalam membangun sumber daya manusia yang sehat dan unggul.

  • Related Posts

    Prabowo Gandeng Dunia Usaha untuk Percepat Pertumbuhan Ekonomi

    Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memperkuat kolaborasi pemerintah dan dunia usaha untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui peningkatan investasi, pengembangan industri strategis, serta pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas…

    Kolaborasi Pemerintah dan Pengusaha Memperkuat Ketahanan Ekonomi Nasional

    *) Oleh : Desi Astuti Ketahanan ekonomi nasional tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga pada kemampuan dunia usaha menjaga produksi, investasi, perdagangan, dan lapangan kerja. Di tengah ketidakpastian…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *