TNI-Polri Teguhkan Komitmen Hentikan Segala Bentuk Anarkisme

JAKARTA – Gelombang aksi anarkis dan penjarahan yang terjadi di sejumlah daerah dalam beberapa hari lalu menimbulkan keresahan masyarakat serta kerugian material. Presiden Prabowo Subianto menginstrukan agar TNI Polri tetap solid, bekerja sama, dan hadir menjaga keamanan serta kenyamanan seluruh rakyat Indonesia.

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan keseriusan TNI Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Ia menyampaikan bahwa patroli gabungan skala besar telah digelar di berbagai wilayah Indonesia, hingga ke tingkat Rukun Tetangga dan Rukun Warga (RT/RW). Langkah ini dilakukan untuk menjamin rasa aman masyarakat sekaligus mencegah aksi anarkis, kerusuhan, maupun penjarahan.

“Atas perintah Bapak Kapolri, saya instruksikan seluruh Polda dan Polres segera melaksanakan patroli gabungan dengan TNI. Tidak ada ruang bagi anarkisme dan vandalisme. Setiap pelaku yang mencoba menjarah atau merusak fasilitas akan ditindak tegas,” tegas Dedi.

Wakapolri juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga lingkungan dengan melaporkan aktivitas mencurigakan. Langkah ini penting untuk melindungi simbol negara, keluarga anggota, tahanan, serta barang berbahaya agar tidak jatuh ke tangan pelaku kejahatan.

“Kami tidak bisa bekerja sendirian. Kolaborasi TNI, Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, agama, dan pemuda adalah kunci. Masyarakat adalah mata dan telinga kami,” tambahnya.

Di tingkat wilayah, implementasi penguatan soliditas terlihat nyata. Di Jakarta, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Ade Suheri menggulirkan program patroli skala besar bertajuk Jaga Jakarta untuk memastikan rasa aman warga. Di Jawa Barat, keharmonisan TNI–Polri ditunjukkan melalui kunjungan Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, ke Markas Polda Jawa Barat pada 29 Agustus lalu. Pertemuan dengan Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan menegaskan komitmen bersama menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban wilayah.

“TNI dan Polri harus terus bergandengan tangan, tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan dan memberi rasa aman kepada masyarakat. Ini adalah bentuk nyata komitmen terhadap bangsa dan negara,” katanya.

Dengan soliditas TNI Polri, pemerintah optimistis masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan tenang. Patroli gabungan, penguatan pengamanan, serta kehadiran aparat di tengah warga menjadi bukti bahwa negara hadir dan bekerja nyata melindungi rakyatnya. Komitmen tersebut bukan hanya menjaga stabilitas, tetapi juga membangun kepercayaan publik bahwa keamanan dan kedaulatan bangsa adalah prioritas bersama.

(*/rls)

  • Related Posts

    Ketua PB ESI Herindra: Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Ekosistem Digital Bangsa

    Ketua Umum PB ESI periode 2026–2030, M. Herindra, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memajukan ekosistem esports nasional. Langkah ini menjadi kunci utama dalam membangun fondasi olahraga digital yang kuat…

    Herindra Lantik Pengurus PB ESI 2026-2030, Timnas Pokémon UNITE-MLBB Dapat Penghargaan

    Jakarta – Ketua Umum PB ESI M. Herindra melantik pengurus periode 2026-2030 di Hall Patiunus, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026). Acara tersebut dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada Timnas Pokémon UNITE Indonesia…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *