Pemerintah Daerah Berhasil Tekan Karhutla, Kolaborasi Lintas Sektor Terus Diperkuat

​Pontianak – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Ria Norsan mencatatkan keberhasilan signifikan dalam penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Berkat solidnya kolaborasi lintas sektor, luas area karhutla berhasil ditekan drastis dari sekitar 38.310 hektare menjadi kurang lebih 200 hektare.

​”Indikasi luasan yang terbakar kurang lebih 38.310 hektare. Dan sekarang Alhamdulillah tinggal kurang lebih 200 hektare lahan kita yang masih terbakar,” ujar Gubernur Ria Norsan.

​Penurunan tajam ini juga terlihat dari jumlah titik api (hotspot) yang merosot drastis dari sebelumnya lebih dari 2.000 titik menjadi sekitar 156 titik saja di wilayah Kalimantan Barat.

​Gubernur Ria Norsan, mengapresiasi kerja keras dan sinergi seluruh pihak yang terlibat di lapangan.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pihak yang terus melakukan pemadaman dan pengendalian kebakaran di berbagai daerah.

“Penanganan kebakaran dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api, brigade pemadam kebakaran, relawan, mahasiswa, dan semua elemen masyarakat,” kata Gubernur Ria Norsan.

​Meski tren karhutla berhasil ditekan secara masif, Gubernur menegaskan bahwa posko-posko siaga tetap beroperasi dan upaya pemadaman di sisa titik api terus diintensifkan.

“Seluruh pemerintah daerah dan tim gabungan tidak mengendurkan upaya penanganan karena kebakaran masih terjadi di sejumlah kawasan, terutama wilayah yang belum mendapatkan hujan,” tuturnya.

Selain itu, langkah preventif dan perlindungan kesehatan bagi masyarakat terdampak kabut asap tetap menjadi prioritas utama guna mencegah potensi perluasan kembali area terbakar.

​Pemprov Kalbar terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan berkomitmen untuk memperkuat sistem mitigasi dini serta mengoptimalkan kesiagaan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Kalimantan Barat yang bebas dari bencana asap. [-RWA]

  • Related Posts

    Keluar dari Middle Income Trap, Pemerintah Kawal Pertumbuhan Ekonomi Daerah

    Jakarta – Pemerintah memperkuat pengawalan pertumbuhan ekonomi di daerah sebagai bagian dari strategi membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap. Penguatan ekonomi daerah diarahkan tidak…

    Pemerintah Dorong Ekonomi Tumbuh Tinggi agar RI Keluar dari Middle Income Trap

    Jakarta – Pemerintah terus mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional sebagai strategi membawa Indonesia keluar dari jebakan pendapatan kelas menengah atau middle income trap. Percepatan tersebut penting untuk memperbesar kapasitas produksi,…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *