Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Negara Hadir Menjaga Ruang Aspirasi Masyarakat

JAKARTA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi momentum untuk memperkuat kehadiran negara dalam menjaga ruang aspirasi masyarakat. Partisipasi publik dipandang sebagai bagian penting dalam pembangunan, terutama melalui penyampaian kritik, masukan, dan gagasan yang konstruktif.

Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Farida Dewi Maharani, mengatakan meski dua tahun merupakan waktu yang relatif singkat, berbagai program yang dijalankan pemerintah tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari proses pembangunan yang berkelanjutan.

“Dalam dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, waktu yang dijalankan memang relatif singkat. Namun, program pemerintah merupakan bagian dari program yang berkelanjutan dari pemerintahan sebelumnya dengan harapan dapat memberikan dampak yang lebih baik kepada masyarakat,” ujar Farida.

Menurutnya, kehadiran negara juga perlu tercermin dari terbukanya ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam proses pembangunan.

“Masyarakat perlu mendapatkan ruang yang luas untuk menyampaikan kritik, aspirasi, dan gagasan sebagai bagian dari pembangunan dan partisipasi publik,” katanya.

Farida menegaskan bahwa kritik dan masukan masyarakat memiliki arti penting dalam penyempurnaan kebijakan. “Kritik dan masukan dari masyarakat diperlukan untuk membangun, sementara gagasan masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya memperbaiki pembangunan dan kebijakan,” ujarnya.

Ruang aspirasi tersebut perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kapasitas masyarakat. Masyarakat yang teredukasi dengan baik diharapkan mampu memahami kebutuhannya, menentukan masa depannya sendiri, serta semakin mandiri.

Semangat kemerdekaan, lanjut Farida, tidak berhenti pada kebebasan menyampaikan aspirasi. Kemandirian ekonomi juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat pembangunan secara nyata.

“Masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperoleh nilai tambah, meningkatkan kesempatan kerja, kesempatan belajar, dan kesempatan berkembang,” kata Farida.

Ke depan, pembangunan diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat nyata berupa kesempatan ekonomi yang lebih baik. Masyarakat juga perlu memperoleh ruang dan kemampuan untuk menjadi pelaku dalam perkembangan ekonomi digital.

Dengan ruang aspirasi yang terbuka serta pemanfaatan teknologi yang produktif, masyarakat diharapkan semakin aktif berpartisipasi dalam pembangunan sekaligus memiliki kesempatan lebih besar untuk tumbuh secara mandiri. (*)

  • Related Posts

    Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Komdigi Dorong Ekonomi Digital Beri Nilai Tambah bagi Masyarakat

    JAKARTA – Memasuki dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, pemerintah terus mendorong pembangunan ekonomi yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat. Salah satu fokusnya adalah memastikan perkembangan teknologi dan konektivitas tidak hanya…

    Dua Tahun Prabowo-Gibran, Transformasi Digital Buka Peluang Ekonomi bagi Masyarakat

    Jakarta,- Memasuki dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah terus mendorong pemanfaatan teknologi dan konektivitas sebagai bagian dari pembangunan yang berkelanjutan. Meski periode pemerintahan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *