Presiden Teken Peresmian Sekolah Rakyat, Wujudkan Pendidikan Merata untuk Semua

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menandatangani peresmian Program Sekolah Rakyat sebagai langkah menghadirkan pendidikan berkualitas yang merata bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Peresmian tersebut menegaskan arah kebijakan pendidikan nasional yang menempatkan keadilan sosial sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai pendidikan formal berasrama dari jenjang SD hingga SMA dengan seluruh biaya ditanggung negara.

Program tersebut menyasar anak-anak dari keluarga desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional, termasuk anak putus sekolah dan kelompok rentan lain.

Negara menyediakan fasilitas lengkap berupa asrama, makanan bergizi, seragam, komputer, buku, layanan kesehatan, serta pembinaan karakter dan keterampilan berbasis komunitas.

Pendekatan tersebut sekaligus terintegrasi dengan bantuan sosial bagi keluarga siswa, termasuk pemberdayaan ekonomi dan perbaikan rumah tidak layak huni.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyampaikan Sekolah Rakyat lahir dari kepedulian Presiden terhadap kelompok masyarakat yang selama ini tertinggal dari arus pembangunan.

“Mereka kemudian diberi akses, akomodasi, dan kesempatan menempuh pendidikan dalam lingkungan yang berkualitas serta orangtuanya mendapat program pemberdayaan,” ujarnya.

Ia menegaskan Kementerian Sosial bertanggung jawab atas penyelenggaraan program sebagai bagian dari strategi pengentasan kemiskinan.

“Karena ini bagian dari pengentasan kemiskinan. Anaknya sekolah, keluarganya diberdayakan. Anaknya lulus, keluarganya naik kelas (dan) menjadi berdaya. Ini istimewa dan ini tentu legacy dari Bapak Presiden Prabowo,” kata Gus Ipul.

Hingga akhir 2025, sebanyak 166 Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi di berbagai wilayah.

Dari daerah, Kepala SRMP 13 Kupang Felipina Agustina Kale menilai Sekolah Rakyat mencerminkan keadilan sosial nyata.

“Menurut saya inilah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Program ini sangat bagus. Siapapun pemimpinnya, siapapun presidennya, ini program yang harus terus dijalankan,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi atas dampak perubahan karakter siswa.

“Untuk Bapak Presiden, terima kasih banyak. Sudah sangat peka terhadap kebutuhan masyarakat miskin, terutama yang ada di Nusa Tenggara Timur. Kami merasa bahwa program ini sangat luar biasa,” ujarnya.

Pemerintah juga memperluas program melalui pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan pembangunan tersebut sebagai investasi jangka panjang bangsa.

“Sekolah Rakyat adalah bentuk nyata komitmen pemerintah membangun SDM unggul. Kami pastikan pembangunannya cepat dan berkualitas,” ujarnya. (*)

  • Related Posts

    Pemerintah Genjot Tanam Serentak, Ketahanan Pangan Kian Kokoh

    Jakarta – Pemerintah terus memperkuat ketahanan pangan nasional melalui program tanam serentak yang digencarkan di berbagai daerah pada Mei 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus memastikan…

    Tanam Serentak Dipercepat, Ketahanan Pangan Nasional Diperkuat

    JAKARTA — Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) terus mempercepat Gerakan Tanam Serempak Nasional sebagai langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di tengah dinamika perubahan iklim dan tantangan global. Program ini…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *