Papua Menuju Swasembada Energi melalui Optimalisasi Potensi Lokal

Papua – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan Papua melalui penguatan swasembada energi dan optimalisasi potensi lokal.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memastikan kekayaan negara dapat dimanfaatkan secara optimal demi kesejahteraan masyarakat Papua.

Presiden menekankan pentingnya pengamanan aset negara sebagai fondasi utama pembangunan.

“Saya sebagai Presiden dibantu oleh menteri-menteri, kita terus bekerja sekarang untuk mengamankan kekayaan negara.” ujarnya.

Menurut Presdien, upaya ini mencakup penelusuran aset serta peninjauan regulasi agar seluruh sumber daya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Papua dinilai memiliki potensi energi yang besar dan strategis untuk mendukung kemandirian energi nasional.

Presiden menegaskan bahwa pemanfaatan energi harus berdampak langsung pada masyarakat setempat.

“Saya kira Papua punya sumber energi yang sangat baik dan Menteri ESDM juga sudah merancang bahwa daerah-daerah Papua harus menikmati hasil daripada energi yang diproduksi di Papua,” ujarnya.

Pengembangan energi berbasis sumber daya lokal menjadi fokus utama pemerintah. Presiden mendorong pemanfaatan komoditas seperti kelapa sawit, tebu, dan singkong sebagai bahan baku energi.

“Kita berharap di daerah Papua harus ditanam kelapa sawit supaya bisa menghasilkan juga BBM dari kelapa sawit. Juga, tebu menghasilkan etanol, singkong atau cassava juga untuk menghasilkan etanol,” jelasnya.

Selain itu, energi terbarukan seperti tenaga surya dan tenaga air dinilai mampu menjadi solusi efisien, terutama bagi wilayah terpencil.

Komitmen pemerintah pusat mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral Papua Barat Daya, Suroso, menyatakan harapannya agar aktivitas hulu migas Petrogas berjalan lancar.

“Kami berharap aktivitas usaha hulu migas Petrogas dapat berjalan baik. Jika produksi berjalan optimal, tentu akan berdampak pada penerimaan negara maupun daerah serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat.” ucap Suroso.

Sementara itu, General Manager Operations RH Petrogas Companies in Indonesia, Alfian Telaumbanua, menegaskan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah.
“Ini merupakan bagian dari kerja sama berkelanjutan guna memastikan kelancaran operasi migas serta mendukung ketahanan energi, khususnya di Papua Barat Daya.” ujar Alfian.

Dengan dukungan pemerintah pusat, daerah, dan industri, Papua diharapkan mampu mewujudkan swasembada energi berbasis potensi lokal.

Langkah ini tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

  • Related Posts

    Ekonomi Biru Diperkuat Lewat Pembentukan Institut Kelautan Indonesia

    Jakarta- Komitmen Indonesia untuk memperkuat pembangunan ekonomi biru terus mendapatkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Selain melalui penyempurnaan regulasi yang berpihak pada daerah kepulauan, penguatan riset, inovasi, dan pengembangan sumber…

    Ekonomi Biru Diperkuat lewat Pendidikan Vokasi, Riset Terapan, dan Pemberdayaan Pesisir

    Jakarta – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan DPR RI Hendry Munief menegaskan bahwa konsep ekonomi biru perlu menjadi fondasi penting dalam pembangunan wilayah kepulauan Indonesia. Menurutnya,…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *