Cek Kesehatan Gratis Jadi Bentuk Kepedulian terhadap Kesejahteraan Publik

JAKARTA – Sekitar 40 juta orang di seluruh Indonesia telah mendaftar untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), sebuah inisiatif nasional yang dirancang untuk memastikan masyarakat tetap sehat dan produktif.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, 36 juta warga sudah menjalani pemeriksaan kesehatan.

“Sudah ada hasilnya, dan terlihat jelas masalah kesehatannya di mana. Dari 36 juta peserta yang diperiksa, paling banyak ditemukan kasus sakit gigi, tekanan darah tinggi, dan kadar gula darah yang tinggi. Ketiganya perlu segera ditangani,” kata Budi Gunadi.

Menurut Menkes, CKG merupakan bentuk nyata kepedulian negara terhadap kesejahteraan rakyat, dengan tujuan mencegah masyarakat jatuh sakit parah hingga harus dirawat di rumah sakit.

Ia menjelaskan bahwa penyakit berat seperti kanker dan jantung tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan memiliki tanda-tanda awal yang dapat dideteksi lebih dini.

“Biasanya yang paling mudah terdeteksi itu tekanan darah, gula, dan kolesterol tinggi. Sayangnya sering dibiarkan, sampai akhirnya kena stroke atau serangan jantung. Karena itulah program ini penting dijalankan,” ujarnya.

Budi pun mengajak masyarakat di seluruh daerah untuk memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis sebagai langkah awal menuju gaya hidup sehat dan pencegahan penyakit sejak dini.

Sementara itu, Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin memastikan bahwa dukungan terhadap program ini juga datang dari Kementerian Pertahanan. Ia menyatakan, seluruh awak media yang berobat di Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) mendapatkan pengobatan secara gratis.

“Semua awak media berobat ke sini gratis,” tegas Sjafrie.

Ia menambahkan, layanan tersebut diberikan di luar fasilitas BPJS Kesehatan, sebagai bentuk komitmen Kemenhan terhadap kesejahteraan tenaga profesional yang berkontribusi dalam pemberitaan publik.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), yang turut melaksanakan pemeriksaan kesehatan bagi para pegawai dan warga di kawasan Nusantara.

Juru Bicara Otorita IKN, Troy Harrold Yohanes Pantouw, menuturkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari sinergi nasional untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses kesehatan yang mudah dan berkualitas.

“Kami ingin menanamkan kesadaran hidup sehat, terutama bagi pegawai Otorita IKN. Dimulai dari hal sederhana seperti mengatur pola makan, menjaga kebugaran, hingga berpartisipasi aktif dalam program nasional Cek Kesehatan Gratis,” ujar Troy.

  • Related Posts

    Bonus Hari Raya Driver Ojol Digulirkan, Kolaborasi Platform dan Pemerintah Diperkuat

    Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah bersama perusahaan aplikator transportasi daring memperkuat kolaborasi untuk menyalurkan Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pengemudi ojek online (ojol) dan…

    Bonus Hari Raya Disiapkan untuk Ratusan Ribu Driver Ojol

    Jakarta – Pemerintah memastikan pengemudi ojek online (ojol) akan menerima Bonus Hari Raya (BHR) pada Lebaran 2026. Kebijakan ini menjadi bentuk afirmasi negara terhadap kontribusi ratusan ribu mitra pengemudi dalam…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *