Sekolah Garuda Transformasi 2026, Langkah Nyata Hadirkan Pendidikan Bermutu dan Inklusif

Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menghadirkan program Sekolah Garuda Transformasi 2026 sebagai upaya strategis untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih bermutu, inklusif, dan berdaya saing global, dengan mengintegrasikan pendidikan menengah hingga perguruan tinggi.

Program ini menjadi bagian dari transformasi pendidikan nasional yang tidak hanya berfokus pada pembangunan sekolah unggulan baru, tetapi juga memperkuat sekolah yang sudah ada. Salah satu implementasi utamanya adalah peluncuran SMA Unggul Garuda Transformasi (SUGT) 2026 yang dirancang untuk meningkatkan kualitas lulusan pendidikan menengah.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menyampaikan bahwa program ini berperan penting dalam menjembatani pendidikan menengah dan tinggi.

“Program ini dirancang untuk mendorong lahirnya lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter kuat dan siap bersaing di tingkat global,” ujarnya.

Program ini menyasar SMA/MA dengan prestasi akademik yang baik. Sekolah yang terpilih akan mendapatkan berbagai intervensi strategis, seperti peningkatan kapasitas guru, penguatan kurikulum berbasis sains dan teknologi, serta pembinaan siswa agar mampu melanjutkan ke perguruan tinggi terbaik dunia.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani, menjelaskan bahwa pengembangan program dilakukan secara bertahap.

“Tahun ini ada rencana penambahan sekitar 30 sekolah baru sebagai bagian dari pengembangan hingga 80 sekolah pada 2029,” jelasnya.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi juga menjadi kunci keberhasilan program ini. Sejumlah kampus terkemuka dilibatkan untuk mendukung peningkatan kualitas sekolah, guru, dan siswa melalui pelatihan internasional, riset kolaboratif, penguatan kompetensi STEM, serta pengembangan soft skills.

Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif, Ardi Findyartini, menambahkan bahwa program ini bertujuan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh siswa.

“Program ini dirancang untuk memastikan setiap siswa memiliki peluang yang sama untuk berkembang menjadi pemimpin masa depan,” tuturnya.

Sejak diluncurkan pada 2025, program ini telah menjangkau 12 sekolah dan memberikan dampak kepada 680 SMA/MA di berbagai daerah, sebagai langkah nyata pemerataan pendidikan di Indonesia.

  • Related Posts

    Koperasi Merah Putih Perkuat Pemerataan APBN hingga Masyarakat Bawah

    Jakarta – Program Koperasi Merah Putih dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam mendorong pemerataan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga menjangkau masyarakat lapisan bawah. Kehadiran program ini diyakini mampu…

    Koperasi Merah Putih Didorong untuk Perluas Distribusi Manfaat APBN

    Jakarta – Pemerintah terus mendorong penguatan peran Koperasi Merah Putih sebagai instrumen strategis dalam memperluas distribusi manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat desa. Upaya ini diperkuat…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *