Ketahanan Ekonomi Indonesia Menguat di Tengah Dinamika Global

Jakarta – Perekonomian Indonesia terus menunjukkan ketahanan yang kokoh di tengah dinamika global, termasuk lonjakan harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik. Situasi ini justru menjadi peluang strategis untuk memperkuat struktur ekonomi nasional berbasis sumber daya alam (SDA) serta meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.

Ekonom dari INDEF sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J. Rachbini, menegaskan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat dan adaptif dalam menghadapi berbagai gejolak global. Ia menilai, cara pandang optimistis menjadi kunci dalam memanfaatkan momentum yang ada.

“Diskusi di media sosial dan media online tentang dampak krisis harga minyak karena perang AS-Israel vs Iran seperti mau kiamat. Perspektif kita harus out of the box dengan melihat bahwa di balik krisis juga ada peluang,” ujarnya.

Menurut Didik, keunggulan Indonesia terletak pada kekayaan sumber daya alam yang mampu menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi. Sektor pertambangan seperti batubara, minyak dan gas, serta komoditas logam seperti nikel dan bauksit dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang.

“Kita harus memanfaatkan penguatan sektor natural hedge sumber daya alam Indonesia sebagai kekuatan ekonomi nasional,” tegasnya.

Selain itu, sektor perkebunan seperti crude palm oil (CPO) juga memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan energi global melalui pengembangan biofuel. Kondisi ini semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam rantai pasok energi dan komoditas dunia.

“Semua sektor tersebut basis inputnya domestik, sementara outputnya menghasilkan devisa dalam mata uang asing,” jelas Didik.

Ia menambahkan bahwa momentum ini perlu dimanfaatkan untuk mempercepat hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah komoditas nasional. Dengan strategi yang tepat, Indonesia berpeluang mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan.

“Krisis ini bagi pemerintah yang cerdas justru menjadi peluang untuk transformasi menuju pertumbuhan yang lebih kuat,” katanya.

Dengan kebijakan yang adaptif dan pemanfaatan potensi nasional secara optimal, Indonesia dinilai mampu menjaga stabilitas sekaligus memperkuat posisinya sebagai negara dengan ekonomi yang tangguh, resilien, dan kompetitif di tengah tantangan global.

  • Related Posts

    Aspirasi Daerah Diserap, Matangkan RUU Perampasan Aset

    Jakarta- Pemerintah bersama DPR terus mematangkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset melalui pendekatan yang mengedepankan partisipasi publik dan penyerapan aspirasi dari berbagai daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya…

    RUU Perampasan Aset Dipastikan Dibahas Terbuka dan Libatkan Publik

    JAKARTA – Pembahasan RUU Perampasan Aset memasuki tahap penting dengan komitmen DPR RI untuk mengedepankan proses yang terbuka, partisipatif, dan akuntabel. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan DPR dalam memperkuat…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *