Pemerintah Siapkan Universitas Republik Indonesia untuk Perkuat Pendidikan Kepemimpinan

JAKARTA — Pemerintah terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pembentukan Universitas Republik Indonesia (URI), sebuah lembaga pendidikan yang disiapkan untuk mencetak calon pemimpin bangsa dengan kompetensi teknis, kemampuan manajerial, serta wawasan kebangsaan yang kuat.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan bahwa URI dirancang dengan mengadopsi praktik terbaik dari sejumlah negara yang telah memiliki lembaga pendidikan khusus bagi calon pemimpin pemerintahan.

“Jadi, belajar kayak beberapa negara itu punya lembaga-lembaga pendidikan yang memang khusus mempersiapkan calon-calon pemimpin. Sehingga diharapkan semua memiliki kemampuan secara teknis maupun yang paling penting itu wawasan kebangsaan,” ujar Prasetyo.

Pembentukan URI menjadi bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kualitas kepemimpinan nasional melalui sistem pembinaan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Model tersebut mengacu pada lembaga pendidikan kepemimpinan di Prancis, yakni École nationale d’administration (ENA) yang kini menjadi Institut National du Service Public (INSP), sebagai referensi dalam menyiapkan aparatur negara yang profesional dan berintegritas.

Presiden Prabowo telah melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia untuk memimpin pengembangan lembaga baru tersebut.

Donny menjelaskan bahwa URI dibangun sebagai pusat pendidikan kepemimpinan yang mengintegrasikan berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Sekolah Unggulan Garuda, perguruan tinggi, hingga pembinaan aparatur pemerintahan.

“Jadi Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan. Kita akan mendidik, melatih karakter, pemikiran, dan managerial skill agar mereka mampu menjadi pemimpin masa depan,” kata Donny.

Sebagai bagian dari pengembangannya, pemerintah berencana membangun 10 kampus Universitas Republik Indonesia di berbagai daerah.

Salah satu kampus utama akan dibangun di kawasan Bogor, Jawa Barat, dengan memanfaatkan lahan bekas perkebunan yang sudah tidak produktif.

Sementara itu, aktivitas awal URI akan berlangsung di gedung Kementerian BUMN di Jakarta sebelum kampus permanen selesai dibangun.

URI juga akan memperkuat fungsi Lembaga Administrasi Negara (LAN) dengan memperluas cakupan pembinaan, tidak hanya bagi aparatur sipil negara, tetapi juga calon pemimpin di lingkungan badan usaha milik negara (BUMN).

Melalui integrasi tersebut, pemerintah menargetkan terciptanya jalur pengembangan kepemimpinan nasional yang berkesinambungan sejak pendidikan hingga pengabdian di sektor publik.

Langkah strategis ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan yang memiliki integritas, kapasitas, dan semangat kebangsaan.

Dengan sistem pendidikan kepemimpinan yang terstruktur dan mengacu pada praktik internasional, URI diharapkan menjadi fondasi penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di masa mendatang.

  • Related Posts

    Ketahanan Ekonomi Nasional Kunci Menghadapi Ketidakpastian Global

    Jakarta – Ketahanan ekonomi Indonesia dinilai masih mampu bertahan di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan dinamika geopolitik dunia. Kondisi tersebut terlihat dari pertumbuhan ekonomi semester I 2026 yang mencapai 5,45…

    APBN Pilar Utama Pemerintah Dorong Pertumbuhan dan Ketahanan Ekonomi Nasional

    Jakarta – Pemerintah terus mengoptimalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen utama untuk menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Kebijakan fiskal diarahkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *