Enam Produk Daur Ulang Siap Ditampilkan, AMANAH Aceh Perkuat Peran Strategis Jelang Relaunching

Banda Aceh – Menjelang relaunching, Program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kreativitas dan inovasi generasi muda. Salah satu yang akan menjadi sorotan dalam agenda tersebut adalah hadirnya enam produk hasil pengolahan sampah yang akan dipamerkan di Ruang Inovasi, yakni SOBOTIK (sofa botol plastik), briket ampas kopi, pouch kain perca, pupuk dari daun nilam, eco enzym, serta berbagai produk daur ulang dari sampah plastik rumah tangga.

Inisiatif ini menjadi bukti konkret bahwa AMANAH tidak hanya fokus pada pengembangan kapasitas pemuda, tetapi juga mendorong lahirnya solusi kreatif berbasis keberlanjutan dan ekonomi sirkular di Aceh.

Seiring dengan itu, jelang relaunching, AMANAH kian memperkuat perannya sebagai motor penggerak pengembangan generasi muda. Berbagai program berbasis peningkatan kapasitas dan kreativitas terus digencarkan untuk mencetak pemimpin masa depan yang unggul dan berdaya saing.

Salah satu program unggulan yang telah berjalan adalah Future Leaders Bootcamp (FLB) yang digelar di Gedung AMANAH, Kawasan Industri Aceh (KIA), Ladong, Aceh Besar. Program ini diikuti oleh 26 peserta terpilih dari seluruh kabupaten/kota di Aceh setelah melalui proses seleksi ketat.

Mengangkat tema “Mengenal Diri, Menentukan Arah, Mewujudkan Masa Depan”, kegiatan ini dirancang untuk memperkuat karakter serta membekali peserta dengan keterampilan kepemimpinan. Materi yang diberikan meliputi pengembangan pola pikir kewirausahaan, penyusunan peta jalan hidup, hingga kemampuan komunikasi publik.

Ketua Yayasan AMANAH, Dr. Saifullah Muhammad, menegaskan bahwa peran pemuda sangat krusial dalam pembangunan daerah.

“AMANAH hadir bukan hanya sebagai lembaga pelatihan, tetapi sebagai ekosistem yang mendorong lahirnya pemimpin masa depan yang memiliki integritas, visi, serta kepedulian terhadap kemajuan Aceh dan bangsa,” ujar Saifullah.

Dukungan terhadap penguatan peran AMANAH juga datang dari pemerintah daerah. Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menilai fasilitas yang dimiliki AMANAH harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong inovasi pemuda.

“Sudah ada gedung yang megah dan fasilitas yang lengkap, maka sangat disayangkan jika tidak dimanfaatkan secara optimal. Kita berharap AMANAH benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat Aceh Besar,” kata Muharram.

Dengan fasilitas seperti studio kreatif, ruang UMKM, hingga area pelatihan terpadu, AMANAH dinilai mampu menjadi inkubator ide-ide inovatif. Relaunching yang dijadwalkan pertengahan April 2026 diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperluas dampak program sekaligus memperkuat posisi AMANAH sebagai pusat pemberdayaan pemuda di Aceh.

  • Related Posts

    Ekonomi Biru Diperkuat Lewat Pembentukan Institut Kelautan Indonesia

    Jakarta- Komitmen Indonesia untuk memperkuat pembangunan ekonomi biru terus mendapatkan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Selain melalui penyempurnaan regulasi yang berpihak pada daerah kepulauan, penguatan riset, inovasi, dan pengembangan sumber…

    Ekonomi Biru Diperkuat lewat Pendidikan Vokasi, Riset Terapan, dan Pemberdayaan Pesisir

    Jakarta – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan DPR RI Hendry Munief menegaskan bahwa konsep ekonomi biru perlu menjadi fondasi penting dalam pembangunan wilayah kepulauan Indonesia. Menurutnya,…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *