Kepala Suku Papua Serukan Persatuan sebagai Fondasi Kesejahteraan Masyarakat

Jayapura – Sejumlah tokoh adat Papua mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kedamaian, persatuan, dan stabilitas keamanan sebagai fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Tanah Papua. Menurut mereka, suasana yang aman menjadi prasyarat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat bagi seluruh warga.

Kepala Suku Mee Kabupaten Nabire, Yakonias Adii, mengimbau masyarakat Papua Tengah agar bersama-sama menjaga keamanan dan tidak mudah terprovokasi oleh berbagai informasi yang berpotensi memecah belah persatuan. Ia menegaskan bahwa kondisi yang kondusif akan memberikan ruang bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial secara normal.

“Dengan situasi yang aman, mama-mama dapat berjualan dengan tenang di pasar, bapak-bapak dapat berkebun dan bekerja dengan nyaman, serta anak-anak dapat bersekolah untuk mempersiapkan masa depan dan membangun Papua,” ujar Yakonias.

Ia juga menegaskan penolakannya terhadap berbagai aksi pembakaran maupun perusakan fasilitas negara dan fasilitas umum karena tindakan tersebut hanya merugikan masyarakat luas. Menurutnya, kerusakan fasilitas publik akan menghambat pelayanan pendidikan, kesehatan, serta berbagai program pembangunan yang sedang berjalan.

Yakonias mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan dan menyerahkan penanganan persoalan keamanan kepada aparat sesuai ketentuan hukum yang berlaku. “Kedamaian itu sangat penting. Jika tidak ada kedamaian, masyarakat tidak dapat beraktivitas dengan tenang dan nyaman,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP), Esau Saweri, mengajak seluruh pengusaha asli Papua, tokoh intelektual, dan tokoh masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam mengawal berbagai program strategis pemerintah pusat maupun daerah yang bertujuan mempercepat pembangunan Papua.

Menurut Esau, seluruh elemen masyarakat perlu menyikapi dinamika sosial secara bijaksana dengan menyaring setiap informasi secara selektif agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat memicu perpecahan. Ia menilai persatuan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat, meningkatkan kepercayaan dunia usaha, sekaligus membuka lebih banyak peluang ekonomi bagi masyarakat Papua.

Seruan para tokoh adat tersebut menegaskan bahwa kedamaian merupakan modal utama untuk mewujudkan Papua yang aman, maju, dan sejahtera melalui pembangunan berkelanjutan serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

  • Related Posts

    Sinyal Ekonomi Menguat, Inflasi Terkendali dan Manufaktur Kembali Ekspansi

    Jakarta, — Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan ketahanan perekonomian Indonesia tetap terjaga di tengah ketidakpastian global. Inflasi September berada dalam sasaran, neraca perdagangan mencatat surplus, sementara aktivitas manufaktur kembali memasuki zona…

    Sinyal Ekonomi Menguat, Aktivitas Manufaktur dan Ekspor Makin Bergairah

    Jakarta – Perekonomian Indonesia memasuki Triwulan IV 2026 dengan sinyal penguatan yang semakin jelas. Aktivitas manufaktur kembali berada di zona ekspansi, kinerja ekspor terus meningkat, dan surplus perdagangan menunjukkan daya…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *