Koperasi Merah Putih Dorong Laju Ekonomi hingga Daerah

Jakarta – Upaya pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan terus menunjukkan hasil yang semakin nyata melalui pengembangan Koperasi Merah Putih yang kini kian masif menjangkau berbagai daerah di Indonesia. Program ini menjadi instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif, sekaligus memperkuat kemandirian dan daya saing ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.

Di tengah dinamika ekonomi global yang terus berkembang, kinerja ekonomi Indonesia pada awal 2026 tetap menunjukkan ketahanan yang solid. Pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal I 2026 tercatat berada di atas 5 persen, didorong oleh konsumsi domestik yang kuat serta meningkatnya produktivitas sektor-sektor unggulan di daerah. Dalam konteks ini, Koperasi Merah Putih hadir sebagai motor penggerak yang mampu menghubungkan potensi lokal dengan akses pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti, menegaskan bahwa sinergi berbagai program pemerintah berbasis kerakyatan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

“Program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih telah berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen pada kuartal I 2026. Ini menunjukkan bahwa kebijakan yang tepat sasaran mampu menggerakkan aktivitas ekonomi hingga ke tingkat desa,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan ekonomi di wilayah pedesaan menjadi fondasi utama bagi ketahanan ekonomi nasional. “Ketika desa tumbuh dan berkembang secara produktif, maka struktur ekonomi nasional akan semakin kokoh dan berkelanjutan,” jelasnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan investasi strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Koperasi Merah Putih adalah langkah nyata untuk membangun masyarakat desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Koperasi, Farida Farichah, menekankan komitmen pemerintah dalam mendorong transformasi koperasi yang modern dan adaptif.

“Penguatan koperasi dilakukan melalui digitalisasi, peningkatan kualitas SDM, serta perluasan akses pembiayaan agar koperasi mampu berkembang secara profesional dan berkelanjutan,” katanya.

Dengan berbagai capaian tersebut, Koperasi Merah Putih semakin menegaskan perannya sebagai pilar utama penggerak ekonomi rakyat dan pemerataan kesejahteraan nasional.***

  • Related Posts

    Pekerja Hijau, Jalan Baru Buka Lapangan Kerja yang Lebih Berkelanjutan

    Oleh: Bara Winatha*) Indonesia tengah memasuki fase baru dalam pembangunan ketenagakerjaan seiring meningkatnya kebutuhan terhadap pekerja yang memiliki keterampilan ramah lingkungan. Perubahan menuju ekonomi hijau tidak hanya berkaitan dengan penggunaan…

    Jelang Dua Tahun Prabowo-Gibran, Penyelesaian Kasus HAM Diperkuat

    Jakarta – Jelang dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah terus memperkuat penghormatan, perlindungan, penegakan, pemajuan, dan pemenuhan hak asasi manusia (HAM) melalui berbagai…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *