Masyarakat Harus Bersatu Jaga Kondusivitas dan Tolak Provokasi Jelang Hari Pahlawan

Jakarta — Menjelang peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, pemerintah mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah persatuan bangsa.

Momentum Hari Pahlawan diharapkan tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa para pejuang, tetapi juga memperkuat semangat kebangsaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan bahwa semangat kepahlawanan harus tercermin dalam sikap bijak menghadapi berbagai isu yang berpotensi menimbulkan perpecahan.

“Menjelang Hari Pahlawan, mari kita wujudkan nilai perjuangan dengan menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” ujar Mensesneg.

Ia juga menekankan bahwa tantangan generasi saat ini bukan lagi perang fisik, melainkan menjaga persatuan di tengah arus digitalisasi dan perbedaan pandangan.

“Pahlawan masa kini adalah mereka yang mampu menjaga kedamaian, menebarkan kebaikan, serta memperkuat semangat gotong royong di lingkungan masing-masing,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan bahwa aparat keamanan siap menjaga stabilitas dan kenyamanan masyarakat dalam menyambut peringatan Hari Pahlawan.

“Kami telah menyiapkan langkah antisipatif agar situasi tetap aman dan damai. Namun yang terpenting adalah peran aktif masyarakat dalam menolak provokasi dan menyebarkan pesan persaudaraan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, semangat Hari Pahlawan harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Mari bersama menjaga kondusivitas, menghormati jasa para pahlawan, dan melanjutkan perjuangan mereka dengan menjaga keamanan serta persaudaraan di masyarakat,” pungkas Jenderal Listyo.

Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk mengisi Hari Pahlawan dengan kegiatan positif, seperti gotong royong, upacara penghormatan, dan aksi sosial. Semangat perjuangan para pahlawan diharapkan menjadi pengingat bahwa Indonesia berdiri kokoh karena persatuan dan kesadaran kolektif untuk menjaga kedamaian.

  • Related Posts

    CKG Jadi Andalan Kesehatan Berkualitas, Pemerintah Percepat Penanggulangan TBC

    Jakarta – Pemerintah terus memperkuat upaya peningkatan layanan kesehatan masyarakat melalui optimalisasi program Cek Kesehatan Gratis (CKG) sebagai salah satu instrumen utama dalam deteksi dini penyakit. Pada 2026, program ini…

    CKG Dorong Kesehatan Berkualitas, Penanganan TBC Diperkuat Lintas Sektor

    JAKARTA — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) saat ini digunakan sebagai salah satu instrumen dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, termasuk dalam mendukung percepatan penanganan tuberkulosis (TBC) di tingkat nasional.…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *