Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Jelang Lebaran Terjaga, Publik Diajak Konsumsi Bijak

Makassar – Pemerintah memastikan pasokan energi nasional, khususnya bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG), tetap terjaga menjelang perayaan Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan libur Lebaran dapat terpenuhi dengan baik di berbagai wilayah Indonesia.

PT Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan peninjauan ke sejumlah infrastruktur energi di Sulawesi Selatan menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan pasokan dan keandalan distribusi energi selama masa Ramadan dan Lebaran.

“Kami dari tim Satgas Ramadan Idulfitri dari ESDM datang ke Kota Makassar ini untuk melihat ketersediaan tentunya BBM, juga nanti listrik dan elpiji supaya meyakinkan bahwa seluruh infrastruktur dan pasokan aman untuk menghadapi Idulfitri di mana arus mudik juga menuju wisata pastinya sangat tinggi,” ujar Staf Khusus Menteri ESDM Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis.

Peninjauan dilakukan di sejumlah infrastruktur energi strategis, antara lain Aviation Fuel Terminal (AFT) Hasanuddin, Integrated Terminal Makassar, Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) Patra Trading, serta SPBU 74.901.15 Samratulangi. Kegiatan ini merupakan bagian dari pemantauan Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri untuk memastikan pasokan BBM, LPG, dan avtur tetap terjaga.

Mahmud mengatakan bahwa hasil pengecekan di lapangan menunjukkan kondisi pasokan energi dalam keadaan aman dan mencukupi.

“Tadi sudah kita cek ketersediaan LPG, BBM cukup. Jadi kami harapkan konsumen pun merasa aman dan tidak perlu menyimpan stok banyak-banyak (tidak perlu panic buying), ” kata Mahmud.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Patra Niaga, Alimuddin Baso mengatakan perusahaan telah membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri 2026 guna memastikan layanan energi bagi masyarakat tetap berjalan optimal selama periode libur keagamaan tersebut.

“Kami telah membentuk Satuan Tugas Ramadan dan Idulfitri dan tentu kita memastikan bahwa layanan kita selama Ramadan dan Idulfitri ini akan tercukupi. Kita ingin memastikan teman-teman yang sedang berlibur bisa terlayani dengan baik,” jelas Alimuddin.

Mahmud menambahkan Integrated Terminal Makassar memiliki peran penting dalam menopang distribusi energi di kawasan Indonesia Timur.

“Hampir 60% backbone supply BBM itu dari Timur, khusus di Sulawesi dari sini,” ungkap Alimuddin.

Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah optimistis kebutuhan energi masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik. Sinergi antara pemerintah, BUMN energi, serta masyarakat diharapkan mampu menjaga kelancaran distribusi dan memastikan perayaan Lebaran berlangsung aman, nyaman, dan lancar di seluruh Indonesia.

  • Related Posts

    Industrialisasi Nasional Memperkuat Kedaulatan Ekonomi Indonesia

    Oleh : Muhammad Subagyo )* Perubahan lanskap ekonomi global menuntut setiap negara memiliki fondasi industri yang kuat agar mampu bertahan sekaligus memenangkan persaingan internasional. Negara yang hanya bergantung pada ekspor…

    Percepatan Industrialisasi Menjadi Jalan Strategis Menuju Indonesia Maju

    Oleh : Aditya Rahman )* Percepatan industrialisasi kembali menjadi penegasan penting dalam arah pembangunan nasional. Di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompetitif, Indonesia tidak lagi cukup mengandalkan kekayaan sumber…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *