Relaunching AMANAH Berlangsung Semarak, Dorong Hilirisasi dan Penguatan Ekonomi Pemuda Aceh

ACEH BESAR — Relaunching program Aneuk Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) berlangsung meriah dan penuh semangat kolaborasi di Gedung AMANAH, Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong. Momentum ini menandai penguatan peran AMANAH sebagai pusat pengembangan pemuda sekaligus motor hilirisasi komoditas lokal Aceh.

Rangkaian acara dimulai dengan registrasi peserta dan pembukaan opening art exhibition yang menampilkan karya kreatif anak muda Aceh. Suasana semakin khidmat saat pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, sebelum memasuki inti acara pengukuhan badan pengurus AMANAH.

Ketua Yayasan AMANAH Syaifullah Muhammad menegaskan bahwa relaunching ini menjadi titik awal penguatan visi besar dalam membangun generasi muda Aceh yang unggul.

“Visi utama kami adalah pengembangan generasi muda Aceh yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing global,” ujarnya.

Ia menjelaskan, AMANAH mengusung pendekatan berbasis inovasi, teknologi, dan penguatan ekonomi lokal sebagai strategi utama dalam pemberdayaan pemuda.
“Selama ini kita hanya berhenti di komoditas mentah. Padahal, sesuai visi hilirisasi pemerintah, kita harus menciptakan nilai tambah,” katanya.

Menurutnya, AMANAH telah mengembangkan teknologi pemurnian minyak nilam menggunakan metode molecular distillation and fractionation sehingga produk lokal dapat naik kelas ke industri kosmetik dan parfum.

“Dengan teknologi ini, minyak nilam bisa masuk ke grade kosmetik, skincare, hingga parfum. Ini penting karena selama ini bahan mentah dari Indonesia diekspor, lalu kita membeli kembali dalam bentuk produk jadi,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong substitusi impor dan menciptakan ekosistem ekonomi baru berbasis hilirisasi di daerah.

“Jika ini berjalan, maka hilirisasi benar-benar terjadi di dalam negeri—dari bahan baku hingga produk akhir. Ini akan menjadi gerakan ekonomi yang sangat besar,” tegasnya.

Selain hilirisasi, AMANAH juga fokus pada peningkatan kapasitas pemuda melalui pelatihan, penguatan soft skill, serta pendampingan usaha berbasis teknologi.

“Kami ingin produk mereka tidak hanya bagus, tetapi juga siap masuk pasar dengan standar tinggi,” ujarnya.

Syaifullah menambahkan, AMANAH mengusung konsep social enterprise dengan pendekatan ganda, yakni penguatan SDM dan pengembangan ekonomi.

Ketua Yayasan AMANAH, Dr. Saifullah Muhammad dalam sambutannya menegaskan bahwa AMANAH hadir menjadi momentum strategis konsolidasi pengurus dan badan pekerja dalam memperkuat peran pemuda Aceh yang unggul, produktif, dan berdaya saing dan pentingnya optimalisasi aset bernilai besar agar tidak terbengkalai dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Peran pemangku kepentingan menjadi krusial sebagai problem solver yang mampu menyelesaikan persoalan secara cepat dan tepat,” ujar nya.

Ia juga menambahkan bahwa Program AMANAH diproyeksikan sebagai gelombang peluang yang harus dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda.

“Produk yang dihasilkan harus memiliki kualitas unggul dan daya saing tinggi agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional”, tegasnya.

  • Related Posts

    Relaunching AMANAH, Ekosistem Baru Pemberdayaan Pemuda Aceh Berbasis Inovasi dan Teknologi

    Oleh : Reenee Winda Adam (Former Journalist/Social Economic Observer) Relaunching  Yayasan Aneuk Muda Aceh Unggul dan Hebat (AMANAH) menjadi tonggak penting dalam peta pemberdayaan generasi muda Aceh. Bukan sekadar kebangkitan…

    Relaunching AMANAH Dorong Hilirisasi dan Ekosistem Kreatif Pemuda Aceh

    Aceh — Upaya mendorong hilirisasi industri kreatif sebagai strategi peningkatan nilai tambah ekonomi menjadi sorotan dalam Relaunching Anak Muda Aceh Unggul Hebat (AMANAH) bertema “Sinergi Muda Berdaya: Menciptakan Ekosistem Kreatif…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *