Stok BBM Aman Hadapi Lonjakan Arus Balik Lebaran

Jakarta – Pasca Idulfitri 2026, pemerintah memastikan pasokan energi nasional berada dalam kondisi aman dan terkendali. Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), elpiji, hingga listrik dinilai mencukupi untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran.

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan energi. Ia menilai upaya yang dilakukan Kementerian ESDM dan BUMN energi berhasil memastikan distribusi tetap lancar hingga mendekati hari raya.

“Kami mengapresiasi langkah pemerintah melalui Kementerian ESDM dan BUMN energi yang mampu menjaga ketersediaan dan kelancaran pasokan BBM, elpiji, serta listrik hingga menjelang hari raya,” ujar Bambang.

Ia menambahkan, hingga H-3 Idulfitri, stok BBM dan elpiji tetap terjaga, sementara sistem kelistrikan nasional dinilai siap menghadapi lonjakan konsumsi. Kondisi ini menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik serta menjaga kenyamanan masyarakat.

Selain itu, Bambang juga menyoroti peningkatan konsumsi energi listrik selama Lebaran, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun layanan publik. Menurutnya, kesiapan pembangkit, jaringan transmisi, dan distribusi listrik menjadi aspek krusial dalam menjaga stabilitas pasokan.

Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional tetap aman meskipun terjadi kenaikan harga minyak dunia akibat konflik di Timur Tengah.

“Saya ingin mengatakan, bahwa sampai selesai hari raya, subsidi BBM tetap masih di dalam kendali pemerintah,” ujar Bahlil.

Harga minyak mentah dunia diketahui telah menembus 100 dolar AS per barel, melampaui asumsi APBN 2026 sebesar 70 dolar AS per barel. Meski demikian, pemerintah memastikan harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar tidak mengalami kenaikan hingga Lebaran.

“Pemerintah punya rasa perhatian besar terhadap kondisi masyarakat. Kita juga tidak ingin semua beban itu diserahkan kepada rakyat,” kata Bahlil.

Ia juga menegaskan bahwa ketersediaan BBM, elpiji, dan listrik masih berada di atas batas minimum stok nasional, sehingga tetap aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Imbauan turut disampaikan Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan di tengah situasi global yang berpengaruh terhadap harga energi.

“Walaupun saat ini kita semua menghadapi situasi global yang berdampak pada harga minyak, namun pemerintah memastikan bahwa untuk posisi minyak BBM, elpiji saat ini cukup. Jadi, tidak usah ada panic buying,” kata Sigit.

  • Related Posts

    Gas Industri dan Keseriusan Negara Mencegah PHK Massal

    Oleh : Antonius Utomo Di tengah dinamika ekonomi global yang masih dipengaruhi ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga energi, serta tekanan terhadap sektor manufaktur, pemerintah menunjukkan keseriusan yang semakin nyata dalam menjaga…

    Harga Gas Industri Turun dan Bukti Negara Hadir Menjaga Lapangan Kerja

    Oleh : Abdul Razak)* Keputusan pemerintah menurunkan harga gas bagi sektor industri menjadi angin segar bagi dunia usaha sekaligus para pekerja. Kebijakan tersebut menunjukkan respons cepat pemerintah terhadap tantangan yang…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *