Tokoh Agama dan Kepala Daerah Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Wilayah

Jakarta – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf mengajak semua pihak untuk tetap kondusifitas dan menyikapi dengan bijak perkembangan situasi dinamika saat ini. Mari bersatu bahu membahu menjaga situasi tetap tenang.

“Kami berdialog dari hati ke hati memahami secara umum tapi lengkap permasalahan bangsa yang dihadapi khususnya hari-hari ini dan kami bersepakat untuk bersama-sama, bahu-membahu berupaya untuk mengatasi keadaan, untuk mengajak kepada masyarakat supaya lebih tenang,” kata Gus Yahya.

Pentingnya semua pihak mencari jalan yang terbaik damai dan konstruktif. Kondisi bangsa yang kondusif merupakan modal yang sangat penting dalam membangun masa depan bangsa Indonesia ini.
Selayaknya kita terus berpikir untuk kepentingan bangsa ditengah keadaan ini untuk menghadapi tantangan yang lebih besar. “Kita harus survive bertahan bersama demi kepentingan kita bersama” ujar Gus Yahya.

Hal senada juga disampaikan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga kondusivitas di wilayahnya.

Hal ini disampaikan seiring dengan adanya aksi demontrasi yang mengakibatkan tiga mobil terbakar dan kerusakan sejumlah fasilitas di lingkungan kantor Setda Provinsi Jateng pada Jumat, 29 Agustus 2025 malam.

“Kita jaga bersama-sama Jateng yang selama ini sudah baik dan kondusif,” tegas Luthfi usai meninjau sejumlah fasilitas yang mengalami kerusakan.

  • Related Posts

    Hilirisasi Nikel Jadi Modal Besar Perdagangan Indonesia Hadapi Pasar Global

    Jakarta – Di tengah persaingan industri dan perdagangan global, hilirisasi nikel menjadi modal strategis Indonesia untuk memperkuat posisi tawar di pasar internasional. Kebijakan pengolahan mineral di dalam negeri mendorong perubahan…

    RUU Ketenagakerjaan Disusun Sesuai Aspirasi, Buruh Tak Perlu Tempuh Aksi Massa

    JAKARTA — Proses penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Pelindungan Ketenagakerjaan terus berjalan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk serikat pekerja dan kalangan pengusaha. DPR RI memastikan pembahasan regulasi tersebut diarahkan untuk…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *