Pengamat: Pelibatan TNI Dalam Koperasi Desa Merah Putih Sesuai Koridor Yang Ada

Jakarta – Pengamat Politik sekaligus Dosen Hubungan Sipil Militer Universitas Pertahanan Republik Indonesia Raj Mayyasari Timur Gondokusumo mengatakan Keterlibatan TNI dari struktur paling atas hingga bawah (Babinsa) dalam program Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari kesiapan dan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan dan sudah sesuai dengan koridor yang ada.

Hal tersebut disampaikan pengamat politik yang sekaligus dosen hubungan sipil militer Universitas Pertahanan Raj Mayyasari Timur Godokusumo saat bertemu awak media di Jakarta.

Menurutnya, TNI mempunyai kemampuan daya jangkau pengawasan yang luas dalam personil yang tersebar hingga kepelosok daerah termasuk ke desa – desa.

Hal ini membuat proses pengerjaan pembangunan dari mulai infrastruktur hingga proses kerja koperasi dapat dipantau dengan baik, ujarnya.

Ditambahkannya dengan proses pemantauan dan pengawasan yang terstruktur dengan baik maka kinerja koperasi dapat lebih maksimal dan sesuai dengan tujuan Presiden Prabowo Subianto yakni memperkuat perekonomian di wilayah pedesaan.

Ia menilai pentingnya juga TNI dapat berkoordinasi dengan instansi terkait yang terlibat dapat Koperasi Desa Merah Putih agar proses pembangunan koperasi disetiap dareah dapat berjalan dengan lancar dan tidak terhambat.

Pelibatan TNI dalam menyukseskan program Koperasi Merah Putih murni untuk mendukung program pemerintah dalam penguatan ekonomi nasional, tuturnya.

Disiai lain, program ini merupakan operasi militer selain perang (OMSP) dalam membantu tugas pemerintah didaerah terhadap program nasional dan kesejahteraan masyarakat, pungkasnya.

Dengan dilibatkan TNI dalam program Koperasi Desa Merah Putih diharapkan dapat mempercepat realisasi program Presiden Prabowo sehingga masyarakat hingga tingkat desa dapat bertumbuh dengan cepat perekonomiannya dan turut merasakan maanfaatnya.

  • Related Posts

    Ekonomi Indonesia Memiliki Fondasi yang Jauh Lebih Kuat dari Era Krisis 98

    Oleh: Nadira Citra Maheswari)* Dinamika ekonomi global yang terus bergerak cepat kerap memunculkan kekhawatiran mengenai kemungkinan terulangnya krisis ekonomi seperti tahun 1998. Pelemahan nilai tukar rupiah, gejolak pasar keuangan internasional,…

    Situasi Ekonomi Saat Ini Tidak Dapat Disamakan dengan Krisis 1998

    Oleh: Citra Kurnia Khudori)* Dinamika nilai tukar rupiah yang mengalami tekanan dalam beberapa waktu terakhir kembali memunculkan kekhawatiran di ruang publik. Sebagian kalangan bahkan mulai mengaitkan pelemahan mata uang nasional…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *