Sekjen PBB Apresiasi Peran Indonesia saat Bertemu Prabowo

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kerja Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres di kediaman pribadinya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pertemuan berlangsung hangat dan menjadi momentum untuk memperkuat hubungan Indonesia dengan PBB dalam mendorong perdamaian serta kerja sama internasional. Guterres secara khusus datang dari New York, Amerika Serikat, untuk melakukan kunjungan tersebut sebelum kembali ke markas PBB.

Prabowo menyambut langsung kedatangan Guterres saat turun dari kendaraan. Keduanya kemudian berjalan menuju pendopo untuk menjalani sesi foto bersama, dengan penyambutan turut dimeriahkan anak-anak berpakaian adat nasional. Setelah prosesi tersebut, kedua pemimpin melanjutkan agenda melalui pertemuan bilateral bersama delegasi masing-masing untuk membahas sejumlah isu strategis dan penguatan kerja sama multilateral.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Guterres menyampaikan apresiasi terhadap kepemimpinan politik luar negeri Indonesia di bawah pemerintahan Prabowo.

Menurut Teddy, Sekjen PBB juga mengapresiasi langkah nyata Indonesia dalam membantu rakyat Palestina serta upaya Presiden Prabowo menjalankan amanat untuk menciptakan ketertiban dunia.

“Sekjen PBB mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam usaha melaksanakan ketertiban dunia serta langkah nyata Indonesia membantu rakyat Palestina,” ujar Teddy melalui keterangan Sekretariat Kabinet.

Selain menyampaikan apresiasi, Guterres juga berpamitan kepada Prabowo menjelang berakhirnya masa jabatan sebagai Sekjen PBB pada Desember 2026.

Pertemuan di Hambalang menjadi bagian dari komunikasi berkelanjutan antara Indonesia dan PBB untuk membahas penguatan kerja sama multilateral serta upaya mendorong perdamaian internasional.

Kedua pihak menempatkan dialog dan kemitraan multilateral sebagai instrumen penting untuk memperkuat stabilitas serta mendorong penyelesaian persoalan internasional secara damai.

Sebelumnya, Prabowo dan Guterres juga menggelar pertemuan bilateral di Gedung Sekretariat PBB, New York, Amerika Serikat, pada 22 September 2025. Pertemuan itu berlangsung setelah Prabowo menyampaikan pidato dalam konferensi internasional tingkat tinggi mengenai penyelesaian damai masalah Palestina dan implementasi solusi dua negara.

Rangkaian pertemuan di New York dan Hambalang memperlihatkan keberlanjutan hubungan Indonesia dengan PBB dalam memperjuangkan perdamaian. Melalui diplomasi dan kerja sama multilateral, Indonesia terus berpartisipasi dalam berbagai upaya internasional untuk mendorong perdamaian, mendukung penyelesaian konflik, dan memperkuat kerja sama antarnegara. (*)

  • Related Posts

    Tunjangan Guru Non-ASN Cair, Pemerintah Perkuat Kesejahteraan Pendidik

    JAKARTA – Pemerintah memperkuat dukungan terhadap kesejahteraan guru non-ASN melalui proses penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang dicairkan bertahan mulai 19 Oktober 2026. Kepastian ini didukung ketersediaan anggaran serta koordinasi…

    Kabar Baik Guru Non-ASN, Tunjangan Profesi Mulai Dicairkan

    JAKARTA – Pemerintah mulai menyalurkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi guru non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) secara bertahap. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan proses pencairan terus berjalan setelah tahapan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *