Sekolah Rakyat Bertambah, Pemerintah Perluas Akses Pendidikan Bermutu

Bogor – Upaya memperkuat pemerataan pendidikan terus dilakukan melalui penambahan Sekolah Rakyat di berbagai wilayah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan akses pendidikan yang lebih merata, khususnya bagi masyarakat prasejahtera, sehingga tidak ada lagi kesenjangan dalam memperoleh layanan pendidikan yang layak.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyampaikan bahwa penambahan Sekolah Rakyat merupakan langkah percepatan dalam memperluas jangkauan pendidikan. Ia menegaskan bahwa program ini dirancang agar manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat.

“Penambahan Sekolah Rakyat ini ditujukan untuk mempercepat pemerataan pendidikan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses pendidikan yang lebih dekat dan terjangkau,” ujarnya.

Menurutnya, penambahan tersebut berada di luar tahapan pengembangan yang telah berjalan sebelumnya. Hal ini dilakukan sebagai respons cepat terhadap kebutuhan di lapangan.

“Ini merupakan tambahan di luar tahap satu hingga tiga, dan harus segera dilaksanakan agar target pemerataan pendidikan dapat tercapai lebih cepat,” kata Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono.

Salah satu lokasi yang tengah disiapkan adalah Pusat Pengembangan SDM Aparatur Perhubungan (PPSDMAP) milik Kementerian Perhubungan di Kabupaten Bogor. Pemanfaatan aset kementerian dan lembaga menjadi solusi efektif dalam mempercepat operasional sekolah.

“Fasilitas yang selama ini digunakan untuk pelatihan akan dioptimalkan menjadi Sekolah Rakyat guna mendukung pemerataan pendidikan,” jelasnya.

Secara bertahap, pengembangan Sekolah Rakyat telah dilakukan melalui beberapa tahap. Pada tahap pertama, Pemerintah telah mengembangkan 166 titik rintisan. Tahap kedua berfokus pada pembangunan sekolah permanen di 104 lokasi, sementara tahap ketiga menyiapkan sekitar 100 titik tambahan.

Dalam pelaksanaannya, aspek fungsional menjadi prioritas utama agar proses belajar mengajar dapat segera berjalan. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menekankan pentingnya kesiapan fasilitas dasar.

“Yang utama adalah tersedianya ruang kelas, asrama, dan ruang makan. Fasilitas pendukung lainnya akan disesuaikan secara bertahap,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana Strategis Kementerian PU Essy Asiah memastikan kesiapan infrastruktur terus dimatangkan.

“Secara umum lokasi sudah layak digunakan, hanya diperlukan pembenahan kecil agar dapat segera difungsikan,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala PPSDMAP sekaligus Plt Sekretaris BPSDM Perhubungan Kemenhub Ali Fikri menyebutkan bahwa fasilitas yang tersedia cukup memadai.

“Dengan kapasitas yang ada, fasilitas ini mampu menampung lebih dari 150 siswa, bahkan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Melalui penambahan Sekolah Rakyat, Pemerintah optimistis pemerataan pendidikan akan semakin kuat dan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas. ***

  • Related Posts

    Aspirasi Daerah Diserap, Matangkan RUU Perampasan Aset

    Jakarta- Pemerintah bersama DPR terus mematangkan pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset melalui pendekatan yang mengedepankan partisipasi publik dan penyerapan aspirasi dari berbagai daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya…

    RUU Perampasan Aset Dipastikan Dibahas Terbuka dan Libatkan Publik

    JAKARTA – Pembahasan RUU Perampasan Aset memasuki tahap penting dengan komitmen DPR RI untuk mengedepankan proses yang terbuka, partisipatif, dan akuntabel. Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan DPR dalam memperkuat…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *